Be yourself; Everyone else is already taken.
— Oscar Wilde.
This is the first post on my new blog. I’m just getting this new blog going, so stay tuned for more. Subscribe below to get notified when I post new updates.
Be yourself; Everyone else is already taken.
— Oscar Wilde.
This is the first post on my new blog. I’m just getting this new blog going, so stay tuned for more. Subscribe below to get notified when I post new updates.

Pantai menarik yang patut anda ketahui dan anda kunjungi saat berada di Bali adalah wisata pantai Pandawa lokasinya berada di Kecamatan Kuta Selatan Kabupaten Badung. Pantai Pandawa sangat populer dikalangan tamu domestik yang jaraknya sekitar 18 kilometer dari Bandara Ngurah Rai yang menawarkan daya tarik wisata alam pantainya yang berpasir putih dan tepat berada di bawah tebing – tebing yang tersusun rapi. Pantai pasir putih yang menjadi lokasi favorit produksi FTV asal ibukota untuk shooting film hingga sinetron. Yang menariknya lagi bahwa Pantai Pandawa juga terkenal sebagai kawasan budidaya rumput laut karena kontur pantainya yang landai. Sebelum kita mencapai bibir pantai kita akan menemukan hal yang unik dan kita akan melewati tebing kapur disamping kanan dan kirinya yang sangat besar, dan di salah satu sisinya terdapat sejumlah patung yang berjumlah 6 patung dimana pada 5 patungnya merupakan sosok patung dari Panca Pandawa yaitu Dharma Wangsa, Bima, Arjuna, Nakula dan Sadewa, dan sementara patung yang satu lagi adalah patung dari sosok dewi kunti, ibunda dari Yudistira, Bima dan Arjuna.
Keberadaan patung – patung ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang datang ke Pantai Pandawa Bali. Mungkin anda penasaran asal usul tentang pantai Pandawa yang sisi tebingnya dipenuhi kapur – kapur yang erat kaitannya dengan sejarah dan kehidupan masyarakat sekitar yang dulunya harus menuruni tebing batu kapur yang begitu curam dan tersembunyi sehingga menyulitkan sekali. Warga Kutuh yang terisolir sehingga membuat masyarakat tergerak untuk membuka akses jalannya dari dunia luar. Mereka berpikir agar setiap orang yang berkunjung ke Pantai Pandawa mudah untuk menuju kesana. Dan Pada tahun 1997 dimulailah usaha untuk membelah tebing dengan pengorbanan dan biaya yang tidak sedikit dan memerlukan kesabaran hingga akhirnya membuahkan hasil hingg sekarang pantai Pandawa sangat di kenal hingga mancanegara. Pada tahun 2010, tebing kapur besar yang menjadi penghalang untuk menuju pantai berhasil dibelah dan bisa dilewati oleh masyarakat umum dan tepat pada desember 2012, akhirnya pantai ini ditetapkan namanya menjadi Pantai Pandawa yang secara seremonial diresmikan oleh masyarakat sekitar dan khalayak umum dengan diadakannya acara Pandawa Beach Festival untuk pertama kalinya.
Masyarakat Bali yang mayoritas memeluk agama hindu sangat kuat menjalankan ajarannya dalam kehidupan sehari – hari termasuk warga yang ada di pantai Pandawa yang berjuang membuka kampung dengan cara membelah bukit kapur yang begitu besar yang terinspirasi dari kisah Panca Pandawa yang memberi semangat masyarakat kutuh agar desa mereka berkembang seperti saat ini. Kisah sejarah dibukanya pantai Pandawa sangat mirip dengan cerita dalam Epos Mahabarata, ketika Panca Pandawa di Kurung dalam Goa Gala – Gala dan dapat meloloskan diri dari goa tersebut. Kemudian kelima Pandawa tersebut berhasil membuat terowongan yang membuat mereka bisa lolos keluar. Setelah mereka berhasil lolos mereka membuka sebuah perkampungan yang awalnya adalah sebuah hutan belantara yang dikenal sangat angker, sehingga hasil dari kerja keras mereka bersama pengikut – pengikutnya mereka berhasil membangun sebuah kerajaan Amertha da Yudistira sebagai rajanya.

Selain aktifas berenang ada beberapa aktifitas yang anda dapat lakukan di pantai Pandawa selama di liburan di Bali yakni berjemur diatas hamparan pasir putih yang menawan dan berjalan menyusuri pesisir pantai menikmati matahari terbit di pagi hari, anda juga bisa menikmati permainan kano yang banyak disediakan dengan biaya Rp. 25.000 untuk single kano dan Rp. 50.000 untuk double kano setiap jamnya.
Untuk anda penggemar dunia bawah laut anda dapat menyelam atau snorkeling untuk menikmati pesona keindahan bawah lautnya yang indah. Bagi anda yang menyukai tantangan dan ingin memacu adrenalin anda bisa mencoba paralayang yang dimulai dari bukit Timbris dan finish tepat di Pantai Pandawa setelah itu anda dapat beristirahat di bawah payung – payung yang berderet dan tertata rapi di pinggir pantai Pandawa dengan menyewa dengan biaya Rp. 50.000 sepuasnya.
Untuk anda yang ingin menikmati refleksi setelah menikmati keindahan Pantai Pandawa anda cukup menyiapkan uang yang dimulai dari Rp 40.000 hingga Rp. 100.000. Sebagai pantai keluarga yang terkenal di Bali juga tersedia tempat – tempat kuliner mulai dari cafe hingga warung – warung tenda biasa yang menjajakan makanan yang menggugah selera.
Untuk harga tiket masuk ke Pantai Pandawa akan di kenakan tarif parkir roda dua Rp. 2000 dan Roda 4 Rp. 5000 dan untuk wisatawan domestik dikenakan tarif Rp. 8000/orang dan wisatawan domestik Rp. 15.000/orang
Pantai Kuta biasanya identik dengan pantai yang paling terkenal di Pulau Bali. Bila Anda berpikir bahwa Pantai Kuta Bali merupakan pantai yang sangat indah, maka Anda akan takjub saat mengunjungi Pantai Kuta Lombok ini. Terletak di wilayah selatan Pulau Lombok, pantai nan indah ini memiliki hamparan pasir yang lebih bersih dan putih. Serta garis pantai yang lebih bergelombang, dengan jajaran terumbu karang yang sehat. Sehingga menyuguhkan kepada Anda pemandangan yang romantis nan menakjubkan.
Jika Anda ingin mengunjungi Pantai Kuta Lombok, datanglah ke Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Pantai ini memiliki garis pantai sepanjang 7,2 Kilometer. Di sebelah barat pantai, terdapat sebuah bukit yang dinamai Bukit Mandalika. Nama ini diambil dari cerita kuno masyarakat setempat, tentang seorang putri bernama Mandalika. Putri Mandalika akhirnya melompat ke laut dari bukit ini, karena menghindari kejaran seorang pangeran yang hendak mempersuntingnya. Nah pada saat sekarang, bukit ini menjadi tempat yang paling tepat untuk menikmati pemandangan Kuta dari ketinggian. Jika Anda mencapai puncak Bukit Mandalika, Anda akan menemui pemandangan Pantai Kuta yang terbentang indah, dengan air lautnya yang bening. Bahkan Anda juga bisa melihat gugusan terumbu karangnya.
Dari Kota Mataram, Pantai Kuta Lombok ini berjarak sekitar 72 Kilometer ke arah Tenggara, dan bisa dicapai sekitar 90 Menit perjalanan. Disarankan agar Anda menyewa mobil atau bergabung dengan paket tour. Karena angkutan umum sangat jarang dan relatif mahal. Serta hanya beroperasi sampai jam 3 sore. Jika Anda terlambat, maka Anda harus menginap, atau menyewa taksi yang harganya relatif mahal.
Sebelum mencapai pantai ini, Anda akan melewati Desa Sade. Desa ini adalah desa Suku Sasak, penduduk asli Pulau Lombok. Di desa ini, masyarakat Suku Sasak juga membuat Kain Tenun Tradisional. Pastikan Anda mempir sebentar, untuk melihat proses tradisional pembuatan kain tenun ini.
Setelah Anda sampai di lokasi pantai, banyak sekali aktivitas yang bisa Anda lakukan di pantai nan menakjubkan ini. Seperti snorkling, berselancar, atau hanya sekedar bermain air sembari menanti sunset yang indah. Sekitar 2 km sebelah timur Pantai Kuta, Anda bisa mengunjungi juga Pantai Seger. Pantai ini masih berada pada garis pantai yang sama dengan Pantai Kuta. Pemandangannya juga menakjubkan. Namun untuk pecinta snorkling dan selancar, Pantai Seger adalah tempat yang tepat. Di pantai ini juga tersedia persewaan alat snorkling dan selancar. Namun pastikan Anda menawar sampai 30% jika berminat menyewa.
Karena Pantai Kuta Lombok sudah cukup terkenal, maka jangan khawatir untuk urusan menginap. Disekitar Pantai Kuta dan Pantai Seger sudah banyak tersedia penginapan dan hotel.
Also mentioned: pantai kuta lombok, penginapan yang romantis di pulau lombok dan harganta, cerita tentang wisata kaliantan lombok, tips ke pantai kuta, pemandangan pantai yang di ambil dari laut.
Lahat, kabupaten yang dijuluki Seganti Setungguan di Sumatera Selatan ini kaya akan pesona wisata alam. Terdapat ratusan air terjun di Lahat. Yang paling menawan perhatian saya adalah Air Terjun Curup Buluh atau Air Terjun 7 Tingkat.
Curup Buluh berlokasi di Desa Lubuk Selo, Kecamatan Gumay Ulu, Kabupaten Lahat, sekitar 36 kilometer atau kurang lebih 1 jam perjalanan ke arah barat daya pusat Kota Lahat.
Sesuai namanya, Curup dalam bahasa daerah Lahat artinya air terjun. Sementara, buluh bisa diartikan sebagai bambu, sepanjang mata memandang saya menemui lebatnya pepohonan bambu. Pegangan tangga dalam perjalanan ke lokasi air terjun pun juga terbuat dari bambu.
Untuk mempermudah wisatawan berkunjung menikmati pesona Air Terjun 7 Tingkat, Pemerintah Kabupaten Lahat telah membuka akses jalan dari Desa Lubuk Selo menuju ke area parkir terakhir, sebelum perjalanan secara tracking ke lokasi yang berada di lembah.
“Fasilitas untuk tempat wisata di Kabupaten Lahat, termasuk air terjun yang mudah dijangkau terus diperbaiki dan ditingkatkan untuk menarik para wisatawan nusantara dan mancanegara,” kata Bupati Lahat H. Aswari Rivai, SE kepada Uzone.id

Saya merasakan, menuju tempat air terjun yang indah ini tidak mudah. Saya harus berjalan kaki menuruni bukit tanah, yang licin di musim hujan seperti ini. Namun, jangan khawatir, trek menuju air terjun sudah dilengkapi petunjuk dan tangga sederhana dari kayu dan batu, sehingga meminimalisasi risiko terpeleset saat menuruni lembah.
Namun, lantaran jarang berolah raga, napas saya rasa ngos-ngosan setibanya di bibir Air Terjun 7 Tingkat ini. Lelah akibat menuruni lembah, sirna sudah. Sebab, 7 Levels Waterfalls ini memang keren abis. Amazing! Menakjubkan. Tinggi air terjun kurang lebih 40 meter, lumayan tinggi, ini membuat air tumpah dengan derasnya. Yang unik, ada undakan-undakan, yang saya hitung memang benar sesuai bilangan 7 tingkat, dilalui derasnya air.

Bagi para penggemar kegiatan alam bebas, berkemah, berwisata menuruni lembah, dan suka kawasan hijau, amat cocok untuk berkunjung ke Curup Buluh. Sebenarnya, saking terkenalnya air terjun ini, sering dipakai syuting acara-acara televisi. Ditambah lagi, suasananya yang hening, tenang, adem, dan hanya terdengar gesekan bambu dan gelora air deras, seperti instrumentalia yang menenangkan pikiran, segar !
Saya menyarankan untuk membawa bekal seperti air minum dan makanan, karena di lokasi air terjun, belum banyak pedagang yang menyediakan jajanan. Sesampainya di lokasi, bekal makanan bisa dibuka dan makanlah sambil memandangi indahnya Air Terjun Tujuh Tingkat ini. Bersantap makanan enak pastinya semakin lahap. Obyek wisata kebanggaan warga masyarakat Lahat ini biasanya ramai oleh para pengunjung pada hari Sabtu dan Minggu.
Banten memang surganya wisata air terjun. Banyak air terjun indah yang ada di wilayah provinsi Banten ini. Salah satunya adalah Curug Putri Pandeglang Banten. Air terjun ini sangat populer di kalangan wisatawan karena keadaannya masih sangat asri dan alami. Sehingga air terjun curug putri pandeglang sekarang telah menjelma sebagai salah satu tujuan wisata favorit di Pandeglang.

Provinsi Banten khususnya kabupaten Pandeglang memang menyimpan banyak keindahan alam yang sangat luar biasa. Ada beragam pilihan objek wisata di kabupaten Pandeglang ini, mulai dari wisata budaya, wisata pantai, ataupun wisata pegunungan yang siap memanjakan mata para wisatawan. Untuk kali ini kita akan membahas tentang salah satu destinasi wisata yang akan sangat memanjakan mata wisatawan yaitu Curug Putri Pandeglang Banten.
Lokasi curug putri tahura banten berada di desa Cilentung, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pandeglang, Banten. Curug putri terletak di lereng gunung Pulosari, sebuah gunung yang memiliki ketinggian lebih dari 1.300 Mdpl, air terjun ini dikelilingi oleh pepohonan rindang yang masih terlihat asri menjadikan pemandangan kian menarik dan terlihat sejuk.Lokasi ini terletak 22 km dari pusat kota Pandeglang, dan dengan waktu tempuh yag hanya 30 menit dari pusat kota Pandeglang. Wisatawan dapat menggunakan motor ataupun mobil untuk menuju ke lereng gunung Pulosari dan harus dilanjutkan dengan berjalan kaki.
Sedikit berbeda dari kebanyakan air terjun, di curug putri di pandeglang aliran air yang jatuh dari atas langsung mengalir ke sungai dibawahnya. Terkadang wisatawan bingung dengan nama curug putri karena ada dua curug putri di Pandeglang, yaitu di pegunungan Pulosari dan di daerah Carita, nah yang kita bicarakan ini adalah curug yang berada di pegunungan Pulosari.
Sejarah curug putri Pandeglang cukup unik untuk disimak karena menyimpan berbagai mitos yang berkembang di masyarakat.Curug putri mempunyai tinggi sekitar 10 meter dengan aliran air yang sangat jernih. Para pengunjung dapat santai dan berenang dikolam dibawah air terjun. Mereka dapat merasakan keasrian yang disuguhkan oleh gunung pulosari. Lokasinya yang dikelilingi oleh pohon membuat udara disekitar curug menjadi sangat sejuk. Keadaan air yang tidak mengalir begitu keras dapat menambah kenikmatan wisatawan dalam berenang sehingga menambah nilai plus bagi curug yang satu ini.

Tidak disediakan kamar ganti bagi anda sehingga anda harus menyiapkan penutup sendiri untuk mengganti pakaian anda. Biaya masuk untuk curug ini pun gratiis karena berada dijalur pendakian. Dengan biaya yang gratis inilah wisatawan diharapkan menjaga dan melestarikan alam yang ada di sekitar curug putri ini. Curug ini benar-benar masih perawan dengan bebatuan yang licin sehingga bagi wisatawan diharapkan untuk berhati-hati dalam menikmati keindahan alam di Pandeglang ini.
Untuk menuju ke lokasi Curug Putri kita harus berjalan dan melakukan pendakian trek yang cukup sulit, jadi persiapkan staminamu terlebih dahulu dan pastikan bagi anda yang kurang olahraga untuk pemanasan terlebih dahulu. Selain melihat keindahan Curug Putri, kita juga bisa mendaki di gunung Pulosari yang terkenal dengan trek vertikalnya, sangat cocok bagi kamu yang suka mendaki gunung dan suka sensasi pendakian gunung yang cukup vertikal.
Bagi anda yang sedang menghadapi banyak masalah, curu yang satu ini mungkin cocok bagi anda untuk sejenak melepas penat agar anda lebih rileks. Udara yang segar ditambah dengan air yang segar pula akan menambah pikiran anda lebih sehat sehingga ketika kembali ke rumah anda sudah siap menghadapi masalah-masalah tersebut.
Kucuran airnya yang berasal dari mata air murni membuat air di curug ini sangat jernih dan dapat diminum oleh wisatawan. Sehingga bagi anda yang ingin merasakan nikmatnya rasa dari air sumber mineral asli maka datanglah ke curug yag satu ini. Air di curug ini dipercaya juga dapat membuat wajah anda awet muda.

Pemandangan di curug putri pandeglang masih sangat asri. Dikanan kiri air terjun masih banyak tumbuhan-tumbuhan hijau yang menambah keindahan dari curug yang satu ini. lokasi Curug Putri sendiri berada tepat di jalur pendakian gunung Pulosari, jadi bagi kamu yang ingin mendaki tinggal meneruskan saja melalui jalur yang sudah ada. Biasanya curug putri pulosari pandeglang menjadi tempat beristirahat para pendaki setelah turun atau sedang naik, untuk kamu yang akan mendaki ke puncak Pulosari harus mampir ke curug ini karena pemandangan yang disuguhkan akan menjadi pengalaman yang tidak akn bisa dilupakan.
Karena lokasinya yang berada di Jalur pendakian jadi cukup mudah untuk ditemukan, nah untuk kamu yang berdomisili di Jakarta bisa melalui tol Jakarta – merak lalu keluar di tol Serang, dan dilanjutkan menuju ke kota Pandeglang saja. Rutenya sebagai berikut, Pandeglang – Mengger – Mandalwangi – Cilentung – Curug Putri. Jika anda berasal dari luar Jakarta, anda bisa mencari rute sendiri yang menuju ke Kota Pandeglang sehingga untuk menuju ke curug ini tidak terlalu sulit.
Fasilitas yang tersedia masih sangat terbatas, oleh karena itu wisatawan disarankan untuk membawa keperluannya masing-masing secara mandiri. Di curug ini jarang dijumpai toko yang menjual keperluan pribadi sehingga disarankan untuk menyediakan keperluan pribadinya. Untuk makanan juga silahkan membawa sendiri dan usahakan jangan membawa barang dengan potensi sampah yang besar dikarenakan terbatasnya tempat sampah yang ada sehingga wisatawan diharapkan membawa sampahnya masing-masing.Kunjungi : Alamat, Harga Tiket dan Wisata Horor Taman Nasional Alas Purwo

Sebelum menuju ke curug yang satu ini, wisatawan hendaknya melihat cuaca terlebih dahulu. Ketika cuaca dinilai akan hujan maka urungkanlah niat anda untuk berlibur ke curug putri ini. Karena ketika hujan trek yang akan anda lalui akan berubah menjadi licin sehingga akan berbahaya bagi keselamatan anda. Selain itu, air curug akan berubah bmenjadi kecoklatan sehingga mengurangi keindahan dari curug putri ini.
Bagi anda yang ingin mengajak anak-anak diharapkan mengawasi anak-anaknya dengan baik. Karena fasitilas keamanan yang kurang dan medan yang akan membuat anak anda lelah menjadi hal yang harus diperhatikan. Lebih baik anda mengunjungi curug ini bersama dengan teman atau kekasih saja daripada dengan anak-anak. Jika ingin menikmati indahnya curug putri iini lebih baik wisatawan datang pada hari biasa karena akan ramai pada saat hari libur.
Destinasi wisata Pandeglang memang sangat beragam. Curug Putri Pandeglang Banten ataupun air terjun lainnya merupakan khas daripada kota yang satu ini, tetapi untuk anda yang ingin berlibur ke tujuan wisata lain, tidak usah khawatir karena di sekitar kota Pandeglang banyak destinasi wisata lan seperti pantai tanjung lesung banten, pulau umang ujung kulon, dan pulau peucang ujung kulon. Banyak destinasi yang bisa dituju agar liburan anda menyenangkan tetapi jangan lupa untuk tetap menjaga kebersihan tempat wisata yang anda tuju ya.
Rinjani, nama salah satu Gunung yang berada di Pulau Lombok Nusa Tenggara Barat ini sangat popular bagi para wisatawan. Dengan ketinggian 3.726 m dpl, Rinjani dinobatkan sebagai gunung tertinggi ketiga di Indonesia. Gunung yang berdiri kokoh dan mendomonasi pemandangan Lombok Timur ini berada di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani yang asri nan kaya dengan objek wista alam yang menarik.
Gunung Rinjani menjadi salah satu tujuan pendakian bagi para penjelajah gunung di Indonesia bahkan manca Negara. Dengan medan yang menantang dan bervariasi, Gunung Rinjani menjadi salah satu gunung yang paling diburu para pendaki. Selain itu, ternyata Gunung Rinjani juga memiliki berbagi pesona yang nagih banget. Inilah kelima pesona tersebut.
Sembalun lawang merupakan jalur pendakian Gunung Rinjani yang sangat cocok bagi pemula. Di titik awal dari jalur pendakian ini para pendaki memulai pendakian dari Savana Sembulan Lawang.
Sembulan Lawang menyuguhkan pemandangan khas savana yang menakjubkan dengan panjang sekitar 6 kilometer perjalanan bagi pendaki. Sejauh mata memandang savana ini didominasi dengan rerumputan yang tumbuh menjulang dengan ketinggian mencapat 1 hingga 1,5 meter. Panorama savana kian sempurna dengan latar Gunugn Rinjani yang elok nan penuh pesona.
Baca juga : Tempat Hiking Menarik di Pulau Lombok

Sembalun Lawang Rinjani, sumber ig @fauzigilang
Palawangan Sembalun merupakan sebuah lokasi yang cukup luas dan biasanya digunakan sebagai tempat bermalam bagi para pendaki Gunung Rinjani. Selain lokasinya yang cukup landau dan rata, tempat ini dipilih sebagai lokasi untuk mendirikan tenda karena ia menghadap langsung ke Segara Anak.
Di sini para pendaki bisa beristirahat untuk memulihkan tenaga dan stamina untuk kemudian melanjutkan pendakian menuju puncak Rinjani. Pada saat sore tiba jangan sampai melewatkan pemandangan sunset dari daerah sekitar Palawangan Sembalun. Karena dari sini kita bisa melihat keindahan Pulau Lombok yang dihiasi dengan kemilau warna senja jika beruntung. Juga berapa puncak gunung, seperti gunung agung yang diselimuti oleh awan.

Palawangan Sembalun di Gunung Rinjani, sumber ig @beathejo
Siapa sih yang nggak tahu dengan Ranu Kumbolo di Semeru? Danau yang keindahannya mendunia itu menjadi rebutan jutaan mata dan lensa kamera para wisatawan yang melewatinya. Tak jarang juga banyak pengunjung yang rela menempuh perjalanan jauh hanya untuk singgah dan bermalam di tengah kesunyiannya. Nah, kalau kalian udah pada ngiler dengan Ranu Kumbolo Gunung Semeru, kalian harus nyobain singgah di Segara Anak.
Segara Anak , wisata danau anti mainstream yang instagramable. Warna airnya yang jernih ditambah dengan pemandangan sekeliling danau yang asyik membuat siapapun tak jemu memandanginya. Segara Anak menjadi salah satu pesona spot wisata ini yang mampu menenangkan hati. Bak hidup di dunia dongeng yang dihiasi pesona yang memukau. Segara Anak akan mampu menghipnotis siapapun yang mengunjunginya.

Danau Segara Anak di Gunung Rinjani, sumber ig @cyntiya_
Gunung Batu Jari atau juga sering disebut sebagai Gunung Anak Rinjani adalah gunung baru yang terletak di kaldera sebelah timur kawasan wisata. Gunung ini terbentuk pada tahun 1944 dengan lebar kawah sekitar 170 meter dan penjang 200 meter, sedangkan ketinggiannya mencapai 2.296-2.376 m dpl.
Gunung kecil nan eksotis yang berada di atas Segara Anak ini masih aktif dan beberapa kali meletus. Saat keadaan normal para pendaki dapat melihat Gunung Batu Jari yang berdiri kokok di dalam kaldera Gunung Rinjani di sisi Selatan. Gunung Batu Jari semakin indah saat berpadu dengan kejernihan dan birunya air dari Segara Anak. Hal inilah yang membuat banyak para pendaki rindu akan pesona pendakian di obyek wisata ini.

Gunung Batu Jari, sumber ig @tukangcukurkumislele
Salah satu tujuan utama dari mendaki gunung adalah menikmati sensasi puncaknya. Ya tentu saja demikian, dan perlu kita ketahui bersama bahwa setiap puncak memiliki sensasi yang berbeda. Begitu pula dengan puncak situs wisata ini yang juga disebut sebagai puncak Anjani.
Dari puncak ini kita bisa melihat keseluruhan bagian gunung serta pemandangan mengagumkan Pulau Lombok dan Sumbawa. Puncak Anjani sekali lagi akan mempu membuat setiap mata terpanah dan enggan untuk meninggalkannya.

Puncak Gunung Rinjani di Lombok, sumber ig @aris_yunus
Demikian lima pesona objek wisata Gunung Rinjani yang patut untuk Anda rasakan ketika berkunjung ke Pulau Lombok. Jika Anda masih belum berpengalaman dalam pendakian atau sebagai pendaki pemula, kami sarankan Anda bergabung dengan para penyedia jasa pendakian objek wisata Gunung Rinjani. Selain faktor keamanan, anda juga akan mendapatkan banyak cerita tentang lokasi ini dari mereka.
Ketika sudah bosan dengan pemandangan pantai-pantai di Bali, mengunjungi air terjun di wilayah Gianyar yakni Air Terjun Kanto Lampo adalah pilihan yang menarik. Tidak seperti lokasi air terjun yang biasanya berada di kawasan pegunungan atau dataran tinggi, Air Terjun Kanto Lampo Gianyar bahkan berada di dataran rendah dan bersuhu panas pada siang hari.

Instagram photobyAiryRooms
Meski begitu, berwisata ke Air Terjun Kanto Lampo pasti membuat ketagihan untuk selalu datang karena di bawah guyuran airnyalah kesejukan yang sebenarnya berasal. Terlebih, karena lokasinya di dataran rendah, akses menuju ke sana tidak terlalu sulit.
Air yang menjadi sumber dari Air Terjun Kanto Lampo ini adalah air sumber dari dalam tanah dan juga air dari saluran irigasi. Air irigasi digunakan untuk mengairi subak yang terletak di bagian hilir. Setelah sekian lama, terdapat beberapa saluran yang tersumbat dan akhirnya meluap. Luapan dari air irigasi inilah membentuk aliran Air Terjun Kanto Lampo sampai sekarang.

Instagram photobyrima trilia
Air terjun yang berada dekat dengan pemukiman penduduk ini pada awalnya tak begitu dikenal oleh wisatawan. Hanya penduduk lokal yang memanfaatkan pasir dan batu di sungai sekitar air terjun untuk bahan bangunan. Pada tahun 2015 seorang pemuda desa setempat mengambil foto keindahan Air Terjun Kanto Lampo dan diorbitkan melalui media sosial. Sejak saat itulah Air Terjun Kanto Lampo Gianyar terkenal dan menjadi lokasi favorit wisatawan ketika berlibur di Bali.

Instagram photoby@surya_w.y
Tiket yang dikenakan cukup murah hanya 5 ribu rupiah. Dengan sedikit menuruni sekitar 500 anak tangga, pengunjung sudah dapat menikmati keindahan air terjun dengan bebatuan yang terkena guyuran airnya. Jika diperhatikan, posisi jatuhnya air tidak langsung jatuh ke bawah ke sungai yang berada dibawahnya.
Namun, posisi air terjun ini terkesan agak miring, dan batuannya sedikit berundak-undak sehingga pengunjung dapat sedikit naik untuk mendapat guyuran air terbaik. Harap tetap waspada dan hati-hati, karena batuannya berlumut dan cenderung licin sehingga jangan sampai terjatuh.
Air Terjun Kanto Lampo terletak di Banjar Kelod Kangin, Desa Beng, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar, Bali. Air terjun ini dapat ditempuh dalam 30 kilometer perjalanan dari Denpasar, atau berjarak sekitar 1 kilometer sebelah utara dari Taman Kota Kabupaten Gianyar.
Air Terjun Kanto Lampo Gianyar juga merupakan tempat yang disucikan atau Beji untuk Mendak Toya Ning atau mencari air suci dari desa untuk kegiatan upacara Dewa Yadnya ataupun Pitra Yadnya. Terdapat pula beberapa pelinggih yang dikeramatkan.
Penduduk setempat menggunakan air yang berasal dari Air Terjun Kanto Lampo sebagai air minum. Sebelum mengambil airnya, penduduk harus menghaturkan sesaji terlebih dahulu. Air yang mengalir dari atas sangat jernih dan segar sehingga sangat cocok untuk mandi. Sambil berguyuran air, pengunjung juga dapat berfoto-foto keren dengan latar air terjun yang mengalir deras. Kesan artistik tentu menjadi tampilan di foto-foto yang telah diambil.
Fasilitas di sini belum begitu memadai tetapi setidaknya terdapat pedagang-pedagang makanan dan minuman yang siap menghapus lapar perut setelah bermain air dan berendam dalam air. Bahkan jalan setapak untuk menuju lokasi juga masih perlu perbaikan, sehingga diharapkan bantuan pemerintah untuk bisa segera merenovasi dan mengembangkan sarana dan prasarana untuk semakin menunjang kegiatan pariwisata di Air Terjun Kanto Lampo ini.
Pantai ini sesuai dengan namanya “Pink Beach” yaitu pantai yang berwarna merah muda. Pantai Pink Beach merupakan pantai yang unik yang memiliki pasir yang berwarna merah muda nan indah. Pantai “Pink Beach” atau pantai merah muda terletak dalam Kawasan Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur. Pink Beach atau Pantai Merah adalah satu dari 7 saja pantai berpasir merah muda yang ada di dunia. Adapun pantai merah muda hanya terdapat di adalah Pink Beach di Harbor Island, Bahamas; Bermuda; Santa Cruz Island, Filipina; Sardinia, Itali; Bonaire, Dutch Caribbean Island; dan di Balos Lagoon, Crete, Yunani. Betapa kaya dan cantik alam Indonesia; satu di antara tujuh pantai berpasir merah muda dapat ditemukan di negeri ini.
Kawasan Taman Nasional Komodo selain merupakan lokasi pantai Merah Muda (pink beach), juga tempat perlindungan makhluk raksasa dan purba yang hanya terdapat di Indonesia yaitu Komodo. Taman Nasional Komodo sudah dinobatkan menjadi salah satu keajaiban dunia.
Selain kondisi pantainya yang unik dan indah, kehidupan bawah laut di Pink Beach juga menyimpan keindahan dan kekayaan yang menarik untuk diselami. Taman bawah laut Pink Beach adalah istana bagi beragam jenis ikan, ratusan jenis batu karang, dan berbagai jenis biota laut lainnya. Oleh karenanya, snorkeling atau diving adalah aktivitas yang tidak boleh dilewatkan
Sampai saat ini, belum diketahui secara pasti dari mana asal muasal warna pasir merah muda yang cantik ini. Beberapa berpendapat bahwa warna pink berasal dari pecahan karang berwarna merah yang sudah mati dan memang banyak ditemukan di pantai ini. Pendapat lain menyebutkan warna pink pada pasir Pink Beach adalah karena adanya hewan mikroskopik bernama foraminifera yang memproduksi warna merah atau pink terang pada terumbu karang.
Pantai yang tak berpenghuni dan sepi ini dapat ditempuh dengan menyewa kapal atau speed boat dari Labuhan Bajo. Paket tur perjalanan biasanya akan membawa Anda ke Pulau Rinca lalu kemudian ke Pulau Komodo terlebih dahulu. Dari Labuan Bajo menuju Dermaga Loh Buaya di Pulau Rinca memakan waktu sekira 45 menit. Di pulau-pulau tersebut Anda dapat melihat langsung komodo yang mendunia itu di habitat asli mereka dengan memilih jalur trekking tertentu.
Dari Dermaga Loh Liang, sebuah dermaga di Pulau Komodo, diperlukan waktu sekira 30 menit perjalanan dengan kapal untuk menginjakkan kaki di pink Beach, pantai yang warna pasirnya tidak biasa ini. Apabila Anda berminat trekking melalui tebing-tebing karang dan hutan bakau, dibutuhkan waktu sekira 4 jam berjalan kaki sebelum akhirnya tiba di Pink Beach.
Di Labuan Bajo juga terdapat kapal-kapal LOB (Live Aboard) yang biasanya disewa oleh penyelam yang dapat sekaligus berfungsi sebagai tempat menginap selama menelusuri pesona Flores. Kapal ini juga dapat menjadi pilihan transportasi Anda.
Untuk mencapai Labuan Bajo, terdapat penerbangan dari Denpasar dengan pesawat kecil sejenis Fokker menuju Bandara Komodo selama kurang lebih 1 jam. Dari bandara menuju pelabuhan Labuan Bajo dibutuhkan waktu sekira 10-15 menit berkendara. Anda dapat menyewa mobil untuk menuju pelabuhan.
Di sekitar Pantai Merah Muda (Pink Beach) tidak terdapat took atau warung, oleh karena itu bagi Anda yang akan berkunjung agar segera membawa perbekalan-perbekalan yang dibutuhkan seperti makanan dan minuman secukupnya, pakaian ganti, obat-obatan, topi, kacamata hitam, dll. Sementara kebutuhan perlengkapan diving atau snorkeling dapat diperoleh di Labuan Bajo. Sebaiknya Anda tanyakan pada guide atau agen perjalanan Anda mengenai hal ini.
Karena lokasi pantai yang berada dalam Kawasan Taman Nasional Komodo diharapkan agar berhati-hati saat berenang, berjemur, atausnorkeling karena kemungkinan Komodo berkeliaran di sekitar pantai. Jika anda melihat Komodo sebaiknya anda menjauh darinya karena Komodo merupakan salah satu binatang yang berbahaya. Untuk itulah, mengunjungi pulau-pulau di sekitar kawasan Pulau Komodo dan kawasan pantainya—termasuk Pink Beach—hendaknya dikawal dengan jagawana (polisi hutan) dan atau guide berpengalaman.
Pantai Merah Muda (pink beach) yang tidak berpenghuni dan sepi membuat kelesatarian alam dari pantai ini tetap terjaga. Di pantai ini terdapat bukit memanjang dari ujung pantai ke ujung lainnya sehingga menambah keindahan dari pantai ini. Berada di pantai yang indah, tenang dan menakjubkan merupakan tempat yang ideal untuk relaksasi.
Warna air laut yang hijau toska dan sangat jernih tidak boleh dilewatkan. Selain itu, karang-karang yang ada di laut dapat dilihat dengan mata langsung. Snorkeling dan diving merupakan kegiatan yang wajib dilakukan di sini mengingat kondisi taman bawah lautnya yangh masih terjaga dan banyaknya keanekaragaman hayati yang penuh warna: ribuan jenis ikan, ratusan terumbu karang dan lain-lain.
Selain snorkeling dan diving, di pantai ini juga merupakan tempat yang bagus untuk berjemur di pasir yang lembut dan pantai yang cantik. Dalam menyaksikan keindahan pantai yang diberikan jangan lupa untuk mengabadikannya. Pemandangan Matahari tenggelam di pantai ini juga terkenal menakjubkan.
Mengingat Pink Beach adalah pantai tak berpenghuni dan berada di kawasan yang terbilang terpencil, kebutuhan penginapan dan akomodasi lainnya dapat diperoleh di Labuan Bajo. Apabila ingin menginap di Kampung Komodo, Anda dapat menanyakannya pada penduduk atau guide Anda. Tersedia home stay di rumah penduduk namun tentunya dengan fasilitas sederhana, termasuk ketersediaan makanan yang juga sederhana. Tak banyak pilihan menu makanan di warung-warung kampung.
Di Labuan Bajo juga terdapat kapal-kapal LOB (Live Aboard) yang dapat disewa wisatawan atau penyelam. Kapal ini dapat sekaligus berfungsi sebagai tempat menginap selama menelusuri pesona pulau-pulau di sekitar Taman Nasional Komodo dan Pulau Flores.
Berikut adalah beberapa hotel di Labuan Bajo yang dapat menjadi rekomendasi bagi Anda.
La Prima Hotel
Pantai Pende No. 8, Labuan Bajo
Telp: +62 385 41700
Hotel Bintang Flores
Telp: +62 385-42000
Website: http://www.bintangflores.com/
Komodo Resort & Diving Club
Tj. Pelinta, Sebayur Island, Komodo
Manggarai Barat, Flores, NTT
Labuan Bajo Office
Jl. Soekarno Hatta, Kampung Cempah
Labuan Bajo, Komodo, Manggarai Barat, NTT
Telp: +62 385 42095
Fax: +62 385 42094
Pulau kemaro adalah salah satu objek wisata yang patut dikunjungi jika anda berkunjung ke kota Palembang atau kota pempek ini, yang letaknya tidak jauh dari Jembatan Ampera Ikon dari kota palembang ini sendiri atau lebih tepatnya masih terletak di delta Sungai Musi. Nama Pulau Kemaro sendiri diberikan penduduk setempat karena tempat ini selalu kering dan tidak pernah berair bahkan ketika air pasang, yang menjadikan pulau ini sebagai pulau terapung.
Bagi para etnis Cina lokal yang tinggal di kota Palembang Pulau Kemaro sendiri adalah tempat yang sangat spesial. Hal ini dikarenakan di pulau ini, terdapat pagoda dan kuil-kuil yang menjadi bukti sejarah keberadaan dari etnis cina di negeri sriwijaya ini. Selain itu pulau ini juga sangat berkaitan erat dengan sebuah legenda yang mengatakan bahwa tempat ini muncul sebagai bukti cinta Putri Siti Fatimah (putri Raja Sriwijaya) dengan kekasihnya. Mungkin Kisahnya mirip dengan Romeo dan Juliet.
| Legenda pulau kemaro |
Legenda ini dimulai pada akhir abad ke-14 ketika seorang pangeran dari Cina, Tan Bu An, datang ke Palembang untuk belajar. Setelah tinggal di sini selama beberapa waktu, ia jatuh cinta dengan putri Siti Fatimah. Dia kemudian datang ke istana untuk melamarnya. Orangtua Siti Fatimah memberikan persetujuan namun dengan satu syarat; Tan Bu An harus memberikan hadiah. Tan Bu An kemudian mengutus bawahannya untuk kembali ke China dan meminta semacam hadiah dari ayahnya untuk diberikan kepada Raja. Segera setelah itu, utusan itu kembali dengan sayuran dan buah-buahan. Tan Bu An terkejut dan marah karena ia berharap ayahnya memberikan guci Cina, keramik dan uang.Dia melemparkan muatan kapal tersebut ke Sungai Musi, dia tidak tahu bahwa sebenarnya ayahnya menaruh uang di dalam sayuran dan buah-buahan tersebut. Karena dia malu setelah mengetahui tentang kesalahannya, dia mengumpulkan yang telah dibuangnya ke sungai dan Tan Bu An tidak pernah kembali lagi karena ia tenggelam bersama dengan sayuran dan buah-buahan tersebut.
Ketika Siti Fatimah mendengar tentang tragedi itu, dia berlari ke sungai dan menenggelamkan diri untuk mengikuti kekasihnya. Sebelum itu, dia meninggalkan pesan: “Jika Anda melihat sebuah pohon tumbuh di sebidang tanah di mana aku tenggelam, ini akan menjadi pohon cinta kita”.Sang putri kemudian tenggelam dan kemudian sebidang tanah muncul di permukaan sungai. Masyarakat setempat percaya bahwa ini adalah makam pasangan kekasih tersebut dan karena itu, mereka menyebutnya “Pulau Kemaro” yang berarti meskipun air pasang di Sungai Musi, pulau ini akan selalu kering.Etnis Tionghoa setempat percaya bahwa nenek moyang mereka, Tan Bun An, tinggal di pulau ini. Oleh karena itu, daerah ini selalu ramai selama Tahun Baru Cina. Pada tahun 2006, pagoda dibangun sebagai tempat ibadah dan untuk acara lainnya. Pagoda ini memiliki 9 tingkatan. Oleh masyrakaat lokal pulao kemarau menjadi destinasi wisata yang cukup unik dan eksis apalagi di kalangan para remaja lokal. Hal ini dikarenakan adanya sebuah pohon yang dipercayai bisa membuat hubungan menjadi langgeng. Pohon tersebut oleh masyarakat lokal diberi nama pohon cinta.
| Klenteng hok tjing rio pulau kemaro |
Ada beberapa fasilitas yang berada di kawasan wisata pulau delta Musi ini, diantaranya ada Pagoda 9 lantai. Pagoda dengan 9 lantai ini dibangun pada tahun 2006 dan merupakan salah satu bagian dari klenteng.Selain itu ada bangunan Klenteng Hok Tjing Rio yang usianya sudah sangat tua. Klenteng ini dibangun pada tahun 1962 dan merupakan klenteng Tionghoa yang sering disebut Klenteng Kuan Im.Di depan klenteng, ada makam dari pangeran Cina yang bernama Tan Bun An dan makam putri raja yang bernama Siti Fatimah. Kedua orang ini yang namanya tersemat sebagai legenda pulau tersebut.
| Naik perahu atau ketek kepulau kemaro |
Pulau Kemaro terletak di Palembang, Sumatera Selatan. Untuk menuju ke Palembang, Anda dapat mengambil penerbangan ke bandara internasional Sultan Mahmud Badaruddin II, yang terletak di jalan Tanjung Api-Api. Bandara ini bahkan dapat diakses dari berbagai negara seperti Malaysia, Singapura, Cina, dan Thailand. Jarak antara bandara dan Sungai Musi adalah sekitar 6 km. Anda dapat naik taksi atau mobil sewaan dari bandara.Bagi Anda yang ingin memakai jasa taksi, nomor telepon taksi Blue Bird di Kota Palembang adalah 0711 – 36 1111 atau 0711 – 36 6450. Ataupun anda juga dapat memesan jasa layanan ojek online yang sudah tersedia di kota palembang seperti grab ataupun gojek untuk menuju ke pusat kota. Di Pusat Kota, ada 9 sarana transportasi publik termasuk tujuh bus kota dari berbagai tujuan yang dapat membawa Anda ke Ampera dengan biaya kurang lebih hanya Rp5.000,00. Ataupun angkot. Untuk rute perjalanan angkot bisa anda lihat agar tidak tersesat.Dari Pasar 16 ataupun benteng kuto besak, Anda dapat menggunakan perahu atau menyewa perahu cepat atau ketek yang akan memakan waktu sekitar 30 menit dari Jembatan Ampera menuju pulau kemarau ini. Harga sewa perahu motor tersebut sekitar Rp 150 ribu pp. Harga dapat berubah sewaktu-waktu.Ada juga sebagian wisatawan bisa mendapatkan harga sewa perahu yang lebih murah. Semua tergantung dari kepandaian Anda dalam menawar harga. Satu perahu motor dapat mengangkut kurang lebih 10 orang. Sambil menunggu keberangkatan anda dapat menikmati kuliner makanan yang ada di sepanjang sungai musi ini yang rasanya enak dan beragam, ataupun bisa belanja terlebih dahulu. Selama perjalanan anda dapat menikmati pemandangan yang ada. Jangan lupa abadi kan kenangan anda. Apalagi pada saat kita berada di perahu atau ketek dengan backgroud jembatan ampera dibelakang kita pasti akan terlihat lebih indah.
| Bersama teman lebih asik |
Gunung Merbabu merupakan gunung berapi yang terletak di tiga kabupaten.
Di lereng sisi sebelah barat berada di wilayah Kabupaten Magelang, sementara di lereng sebelah timur berada di wilayah Kabupaten Boyolali dan lereng sebelah utara berada di wilayah Kabupaten Semarang.
Gunung dengan ketinggian mencapai 3.145 Mdpl ini menyimpan pesona wisata alam yang menakjubkan sehingga menjadi salah satu tujuan favorit untuk aktifitas pendakian.
Daftar Isi
Dalam naskah-naskah kuno pada masa pra-Islam, gunung berapi yang terakhir meletus di tahun 1797 ini dikenal dengan nama Gunung Damalung atau Gunung Pam(a)rihan.
Dari segi etimologi yang diketahui dari catatan-catatan pada zaman Belanda, kata “merbabu” berasal dari penggabungan dua kata, yaitu “meru” yang bermakna gunung dan “abu”.
Menurut catatan sejarah tersebut, konon di lereng Gunung Merbabu terdapat pertapaan terkenal yang pernah disinggahi oleh Bujangga Manik di sekitar abad ke-15.

Di balik misteri yang beredar di sana, ada beberapa fakta menarik seputar Gunung Merbabu yang perlu diketahui, yaitu:
Ada 3 puncak utama yang bisa dijelajahi di Gunung Merbabu, yaitu Puncak Trianggulasi, Puncak Kentengsongo dan Puncak Syarif.
Ada 3 jalur pendakian utama yang bisa digunakan untuk mencapai puncak Gunung Merbabu, yaitu melalui Selo, Cunthel dan Wekas.
Melalui jalur Selo, para pendaki akan menyaksikan padang rumput yang dipenuhi oleh bunga Edelweis yang sangat indah.
Dari ketinggian puncak Gunung Merbabu akan terlihat panorama gunung-gunung di Jawa Tengah yang begitu menakjubkan.
Jaraknya yang cukup dekat dengan Gunung Merapi menjadikan Gunung Merbabu bisa dijelajahi melalui jalur yang sama ketika mendaki Gunung Merapi, yaitu melalui Selo.
Keindahan sunrise di Gunung Merbabu sangat indah dan menakjubkan.
Jembatan setan merupakan jalur pendakian di Gunung Merbabu yang sangat ekstrem dengan kondisi medan yang sangat terjal. Jalur ini akan dilewati sebelum mencapai Kentheng Songo.

Di balik pesona Gunung Merbabu yang begitu menakjubkan, terselip cerita misteri dan mitos yang banyak beredar di masyarakat seperti berikut ini:
Mitos yang beredar menyebutkan bahwa di sekitar Gunung Merbabu kadang terdengar suara auman harimau namun wujud harimau tersebut tak terlihat.
Banyak yang meyakini bahwa suara tersebut merupakan harimau jadi-jadian. Namun masyarakat setempat membantah bahwa mahluk gaib tersebut sudah tidak ada lagi.
Meski begitu di tahun 2008 silam ditemukan sosok wanita yang tewas dengan luka menyerupai terkaman harimau di kawasan hutan Gunung Merbabu.
Batu bertumpuk yang mirip dengan gua kecil di jalur pendakian Thekelan ini sering disebut dengan istilah Watu Gubug. Konon lokasi ini menjadi pintu gerbang kerajaan gaib di Gunung Merbabu.
Salah satu keunikan Watu Gubug adalah ukuran gua yang cukup sempit tersebut ternyata mampu menampung 5 orang di dalamnya.
Lokasi ini sering digunakan sebagai tempat berlindung ketika hujan turun atau terjadi badai.
Konon gua yang bisa dimasuki oleh beberapa orang tersebut menunjukkan bahwa penjaga kerajaan gaib mengijinkan manusia memasuki alam mereka.
Karena mereka juga bisa menolak kehadiran manusia yang tidak dikehendaki.
Keberadaan pasar setan di kawasan pegunungan memang diyakini ada dan bahkan sering dirasakan secara langsung oleh para pendaki.
Konon di pasar setan Gunung Merbabu sering muncul gangguan makhuk halus yang ikut naik ke atas punggung atau tas pendaki hingga ke puncak gunung.
Akibatnya pendaki akan merasa semakin berat membawa tas bawaannya meskipun sebenarnya barang yang dibawa tidak seberapa.
Biasanya hal ini dialami oleh mereka yang suka mengeluh selama di perjalanan. Jadi, stop mengeluh!
Di jalur pendakian juga sering terlihat penampakan makhluk halus yang tinggi besar atau lebih dikenal dengan nama Genderuwo.
Beberapa pendaki pernah melihat penampakannya ketika berada di Pos Bayangan 2 jalur Cunthel.
Agar perjalanan tetap nyaman, sebaiknya tidak bersikap sembrono selama di perjalanan, tetap berhati-hati dan jaga lisan dengan perkataan yang baik.
Masyarakat setempat meyakini jika di puncak Gunung Merbabu terdapat kerajaan gaib dengan prajurit berseragam merah dan hijau.
Sehingga sangat disarankan bagi para pendaki untuk tidak mengenakan pakaian dengan warna merah atau hijau untuk mengindari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti tersesat, kecelakaan, atau bahkan kerasukan.

Jalur pendakian melalui Selo terbilang cukup ramai karena banyak pendaki yang memilih jalur pendakian ini.
Namun begitu sebaiknya para pendaki membawa bekal air minum yang cukup dari basecamp karena minimnya sumber air di sepanjang jalur pendakian.
Pendakian dimulai dari gerbang selamat datang di Taman Nasional Gunung Merbabu kemudian memasuki kawasan hutan dengan kondisi jalanan yang masih cukup landai hingga sampai ke Pos 1 dengan waktu tempuh sekitar 1,5 jam.
Dari Pos 1 menuju ke Pos 2 belum begitu curam namun ada satu tanjakan yang cukup terjal dan puncaknya ketika di Pos Bayangan. Dari Pos 2 ke Pos 3 hanya membutuhkan waktu perjalanan sekitar 45 menit hingga sampai ke Watu Tulis (Pos 3) dengan pemandangan yang indah di depan mata.
Menuju ke Pos 4 perjalanan akan semakin berat karena kondisi tanahnya yang terjal dan licin. Sebaiknya pilih jalur sebelah kiri untuk mendapatkan pegangan ketika berjalan.
Di pos ini para pendaki bisa mendirikan tenda karena kondisi tanahnya yang datar dengan pemandangan yang sangat indah.
Menuju ke Pos 5 tanjakan tidak seterjal sebelumnya, namun hembusan angin cukup kencang terutama di malam hari.
Jika menginginkan view sunrise yang luarbiasa, para pendaki bisa bangun jam 3 pagi dan menyiapkan diri untuk mencapai puncak dengan waktu tempuh sekitar 1-1,5 jam.
Jalur ini memiliki keistimewaan karena sunrise bisa dinikmati di sepanjang perjalanan.
Jalur di Desa Cunthel ini sudah memiliki tanda penunjuk arah sehingga memudahkan pendaki untuk menjelajahi hingga ke puncak.
Basecamp terletak di perkampungan dan para pendaki bisa mengisi persediaan air untuk bekal perjalanan.
Selanjutnya perjalanan dimulai dengan melewati perkebunan penduduk yang mulai menanjak hingga di perbukitan.
Setelah 30 menit perjalanan akan sampai di Pos 1, perjalanan selanjutnya menuju ke Pos Bayangan 2 yang terdapat bangunan untuk berteduh.
Perjalanan dilanjutkan menuju ke pos Pemancar dengan jalur terbuka yang didominasi alang-alang.
Di Pos ini terdapat batu-batu dengan ukuran besar sehingga bisa digunakan untuk berlindung ketika terjadi angin kencang.
Selanjutnya menuju ke jalur turunan Pos Helipad dengan pemandangan Gunung Kukusan di sebelah kanan dengan kawah berwarna putih dan di sebelahnya terdapat mata air.
Perjalanan selanjutnya cukup ekstrem dengan tanjakan yang sangat terjal dan kanan kiri jalan berupa jurang.
Tanjakan ini sering disebut dengan Jembatan Setan, salah satu treck tersulit yang harus dilewati.
Selanjutnya akan tiba di persimpangan, arah kiri ke Puncak Syarif sementara arah kanan menuju ke Puncak Kenteng Songo.
Jalur ini sangat populer karena jaraknya lebih dekat dan banyak sumber mata air, terutama di Pos 2 yang sering digunakan untuk berkemah.
Sepanjang perjalanan para pendaki akan menjumpai ladang perkebunan milik warga.
Di Pos 1 terdapat sebuah balai untuk beristirahat dan juga beberapa warung.
Selanjutnya perjalanan menuju ke Pos 2 membutuhkan waktu sekitar 2 jam dengan jalur yang mulai menanjak dan terjal.
Dari Pos 2 terjapat jalur dengan dua buah aliran sungai yang membentuk air terjun bertingkat sehigga menyuguhkan keindahan alam yang luar biasa apalagi dengan background puncak-puncak Gunung Merbabu yang begitu menakjubkan.
Dari ketinggian puncak Gunung Merbabu para pendaki akan disuguhi dengan pemandangan alam yang begitu mempesona, seketika lelah dan penat pun menghilang.
Dari ketinggian akan terlihat gunung-gunung yang seolah mengelilingi Merbabu. Jika di sisi sebelah selatan terlihat kokohnya Gunung Merapi, maka di sebalah barat terlihat Gunung Sumbing dan Sindoro dengan keindahannya.
Di sisi sebelah utara terlihat Gunung Ungaran, Gunung Andong, dan Gunung Telomoyo, sementara pada sisi sebelah timur terlihat Gunung Lawu yang sedikit samar.
Jalur pendakian yang cukup ekstrem dengan pemandangan alam yang mempesona, ditambah sensasi sunrise dan sunset yang luarbiasa menjadikan gunung yang sedang “tidur panjang” ini akan selalu dirindukan untuk dijelajahi.
Tidak berlebihan, jika Gunung Merbabu disebut-sebut sebagai gunung berapi terindah di jawa Tengah.

Gunung Dempo
Keindahan alam Sumatera Selatan tak kalah dengan daerah lainnya. Meski beberapa destinasi jauh dari kota, pemandangan yang ditawarkan mampu menyedot perhatian. Termasuk di Pagar Alam yang memiliki wisata cantik di sekitar Gunung Dempo. Apa saja? Berikut penuturan dari Kontributor Travelingyuk, Zenith Halalan.

Pagar Alam merupakan kota yang terletak dataran tertinggi di Sumatera Selatan. Lokasinya tepat di kaki Gunung Dempo. Udara sejuk khas pegunungan bukanlah satu-satunya keunikan tempat ini. Namun, bukit barisan di sekelilingnya menawarkan keindahan yang bikin siapapun berdecak kagum. Nah, untuk sampai di kota ini, Teman Traveler hanya butuh waktu 5 jam dari Palembang. Cukup lama, tapi keindahan alam di sini tidak akan membuatmu menyesal.

Salah satu tempat yang tak boleh dilewatkan ketika liburan di Pagar Alam adalah naik ke Gunung Dempo. Meski perlengkapan lengkap dan fisik kuat, tetap saja harus membatalkan jika cuaca tak bersahabat. Apalagi jika sedang erupsi seperti yang saya rasakan saat liburan ke sini. Kendati sempat sedih, akhirnya memutuskan untuk mendirikan tenda di kaki gunung, dekat balai registrasi. Seperti gunung pada umumnya, udara makin dingin ketika malam.

Puncak Gunung Dempo boleh saja gagal diraih, tapi pemandangan magis saat pagi hari tak boleh dilewatkan. Bangunlah pagi buta untuk mendapatkan magisnya matahari terbit. Saat itu pula, kegagahan Dempo terlihat menakjubkan. Makin sempurna dengan hamparan kebun teh yang memanjakan mata.
Dari arah berlawanan dari gunung, Teman Traveler juga bisa melihat pemukiman Pagar Alam dan Bukit Barisan yang dilapisi awan-awan tipis. Pastinya, bakal menjadi pengalaman tak terlupakan.


Setelah mengelilingi kebun teh dan menikmati matahari terbit, luangkan waktu untuk berkunjung ke air terjun dekat balai registrasi. Tempat wisata di Pagar Alamini terbilang kecil dan eksotis dikelilingi oleh pepohonan rimbun. Uniknya air terjun ini memiliki kolam dari batu berlubang. Satu kolam bisa diisi dua hingga tiga orang.

Puas bermain air, baru perjalanan dilanjutkan dengan berkunjung ke Dempo Park. Jalan menunju tempat ini sangat curam dan berliku, terkadang kendaraan susah untuk menaiki pendakian. Pun cukup melelahkan, keindahannya terbayar lunas. Pemandangan kebun teh, jalan berliku, hingga pemukiman warga terlihat menawan. Bisa jadi latar foto keren sebelum meninggalkan kota cantik di Sumatera Selatan ini.

Nah, itulah ulasan tentang wisata cantik di lereng Gunung Dempo, Pagar Alam. Bagaimana, sudah siap untuk jelajah wisata di kota ini? Jangan lupa untuk siapkan hari libur panjang karena tak akan puas jelajah hanya dalam satu hari.